Kepada Senja

Semua menjadi serba salah

Semua menjadi serba tak berarti

Ketika udara dingin mengalir memeluk badanku dan membeku

Sebeku hatiku yang kurasa sekarang

Air mata masih tertinggal di pelupuk dan ikut membeku

Berdiam diri enggan menetes ke pipi

Walau hati menjerit tak karuan

Ada luka teramat dalam yang tak mungkin di sembuhkan

Buatkan ku seribu puisi darimu

Untuk menentramkan hatiku

Menghapus semua piluku dan menutup sedikit luka yang pernah ada

Meski  itu  bukan puisi cinta dan rindu

Buat aku tersenyum sebentar di senja hari ini

Aku sudah teramat lelah

Meskipun hati kecilku berkata jangan pernah menyerah

Dan aku tak akan pernah tau harus bertahan sampai kapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s