Meski Sendiri

Hujan turun lagi malam ini

Bercucuran air turun ke bumi

Embun-embun air melekat di jendela

Pekat malam hanya mendendangkan dentingan air hujan

Ku dalam sudut kamar terduduk bisu

Merenung, meratap dan mengeluh pada diri sendiri

Terpuruk dalam kesendirian

Dan memcoba membangkitkan sepenggal asa yang mungkin masih tersisa

Menguatkan hati,

Mencoba menjadi karang yang kuat di terpa ombak dan badai

Meski sendiri

Embusan angin malam turut mendendangkan daun hingga terdengar di telingaku..

Yang mengiringi malamku,,dan bayangangan juga turut hilang dalam pekatnya malam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s