Luka dan Keikhlasan

Gambar

Pernah melihat bagaimana saat ikan yang sudah dibersihkan diberikan air perasan jeruk nipis dan ditambahakan garam, saya sangat yakin pasti semua juga pernah melihatnya.

Tapi bagaimana jika ikan itu kita ganti dengan hati kita, setelah tersayat dan terluka maka diberi perasan jeruk nipis dan garam, pasti rasanya sangat perih sekali, melebihi apapun. Begitu umpama perasaan yang saya rasakan sekarang, setelah seseorang melukai hati saya dengan sayatan kebohongan demi kebohongannya dan dia memberikan perasan jeruk nipis di atas semua luka yang telah ia perbuat.

Rasa yang sakit jelas ada di hati ini, sangat sakit sekali, dan ingin saya tikam sang penabur luka tersebut tepat di jantungnya, namum di hati saya masih mempunyai seberkas sinar yang entah dari mana berasal, mungkin ini dinamakan kalbu hati saya. Kata kalbu saya saya tak pantas melakukan tersebut, tak pantas menyakiti hati orang yang telah menyakiti saya. Biarkan semua Allah yang membalasnya dengan cara Allah sendiri.  Bukankah saya sedang melajar menjadi seorang hamba yang mempunyai rasa ikhlas, dan Allah akan mengkaruniai rasa ikhlas tersebut apabila saya bisa melewati ujian-ujian ini. Semua saya kembalikan kepada Allah, karena hanya Allah pelindung saya dan hanya kepada Allah jua lah tempat saya kembali suatu hari nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s