Luka dan Keikhlasan

Luka dan Keikhlasan

Gambar

Pernah melihat bagaimana saat ikan yang sudah dibersihkan diberikan air perasan jeruk nipis dan ditambahakan garam, saya sangat yakin pasti semua juga pernah melihatnya.

Tapi bagaimana jika ikan itu kita ganti dengan hati kita, setelah tersayat dan terluka maka diberi perasan jeruk nipis dan garam, pasti rasanya sangat perih sekali, melebihi apapun. Begitu umpama perasaan yang saya rasakan sekarang, setelah seseorang melukai hati saya dengan sayatan kebohongan demi kebohongannya dan dia memberikan perasan jeruk nipis di atas semua luka yang telah ia perbuat.

Rasa yang sakit jelas ada di hati ini, sangat sakit sekali, dan ingin saya tikam sang penabur luka tersebut tepat di jantungnya, namum di hati saya masih mempunyai seberkas sinar yang entah dari mana berasal, mungkin ini dinamakan kalbu hati saya. Kata kalbu saya saya tak pantas melakukan tersebut, tak pantas menyakiti hati orang yang telah menyakiti saya. Biarkan semua Allah yang membalasnya dengan cara Allah sendiri.  Bukankah saya sedang melajar menjadi seorang hamba yang mempunyai rasa ikhlas, dan Allah akan mengkaruniai rasa ikhlas tersebut apabila saya bisa melewati ujian-ujian ini. Semua saya kembalikan kepada Allah, karena hanya Allah pelindung saya dan hanya kepada Allah jua lah tempat saya kembali suatu hari nanti.

Fight to Islam

Fight to Islam

Hari ini , saya mengubah pengaturan privasi di   beberapa album foto saya di FB yang tidak memakai jilbab..dan hanya saya yang boleh melihat album-album tersebut, sengaja tidak saya hapus karena kedepan saya ingin melihat perbedaan antara saya yang dulu dengan saya yang sekarang apakah dengan niat yang sekarang saya tempuh akan membawa perubahan untuk saya nantinya dan  semoga saya bertahan pada pilihan saya, hidup secara islami…

Sejak dilahirkan ke bumi Allah ini saya adalah seorang muslim, Ibu, ayah dan kakek nenek saya juga muslim semua. Tapi nilai kehidupan pribadi saya sendiri masih jauh dengan nilai-nilai perilaku muslim yang sebenarnya mungkin berbeda 180 derajat.

Mulai sekarang dan sampai kapan saya ingin menjadi seorang muslim sejati, saya ingin menjadi salah satu dari kekasih-kekasih Allah di muka bumi ini. Saya ingin Allah menghadirkan cintan di hati saya kepada-Nya sampai saya suatu saat nanti kembali lagi kepada-Nya.

Allah tak akan mengubah nasib suatu kaum apabila kaummya tidak mengubahnya sendiri ” .Sepenggal kata dari janji Allah dalam Alquran.

Sepenggal Doa

Sepenggal Doa

ALLAH, anta tarani, bahagianya hamba dalam perhatianMu, sekian lama nikmat-nikmatMu hamba gunakan untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, bahkan mungkin hamba telah menyakiti, menzhalimi, mendustai, terlalu banyak dosa hamba namun Engkau beri hamba kesempatan untuk bertobat dan berterima kasih ya ALLAH, kau perhatikan hamba dengan arrahmanurrahimMu hingga aib-aib hamba Engkau tutupi, apa jadinya hamba jika aib-aib hamba engkau buka, kemana hamba hendak melangkah membawa malu ini…

ALLAH, anta tasmauni, Engkau mendengar do’a hamba… anta tandaru illaya, Engkau mengetahui benar keadaan hamba, kekurangan hamba, kelemahan hamba, hamba ingin menjadi hambaMu yang shalihah, yang ingin selamat, yang sanggup mengendalikan amarah, sakit hati, dendam, iri… bimbinglah hamba wahai Illahi ya maulana, selamatkan hamba, dekatkan hamba kepadaMu, masukan hamba kedalam telaga ampunanMu, dan jangan tinggalkan hamba.

Ya ALLAH, disisa umur hamba yang sesaat ini, berilah hamba cinta dan kasih sayangMu… berikan hamba kekuatan jiwa dan raga hamba yang lemah ini, dan sampaikan maaf hamba kepada orang-orang yang dengan kesombongan hamba dimasa lalu telah tersakiti, muliakanlah mereka ya ALLAH karena mereka telah mengajarkan kepada hamba arti meminta maaf…

Dan inilah do’a terakhir hamba ya ALLAH ….. [saya tak sanggup menuliskannya disini, biarlah menjadi rahasia saya dan ALLAH saja].

Untuk sekeping hati yang pernah saya lukai, disudut ini saya menangis untuk luka-luka yang telah saya hadirkan dan kamu hadirkan untuk saya… kita tak sempurna.

Surat buat Calon Suamiku..

Surat buat Calon Suamiku..

Kepada Yth Calon Suamiku

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabarnya imanmu hari ini?

Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur? karena dapat kembali menatap fananya hidup ini

Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu? atas amanah yang saat ini tengah kau genggam

Wahai calon suamiku, tahukah engkau Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya?

Di sini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi namun kini kurasakan diri ini lebih baik

Kadang aku bertanya-tanya kenapa Allah selalu mengujiku tepat di hatiku, bagian terapuh dari diriku. Namun kini kutahu jawabnya….

Allah tau dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingatNya, kembali mencintaiNya

Ujian demi ujian insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga memiliki aku di hatimu

Calon suamiku….

Entah dimana dirimu sekarang, tapi aku yakin Allahpun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak

Apa yang kuharapkan darimu adalah keshalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu.

Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, maka hanya kesia-siaan dan kekecewaan yang akan kau dapati

Aku masih haus akan ilmu, namun berbekal ilmu yang ada saat ini aku berharap dapat menjadi istri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku…

Wahai calon suamiku…

Saat aku mash menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang sholeha agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat kelak

Namun nanti setelah menjadi istrimu, aku berharap menjadi pendamping yang sholeha agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu dan mendampingimu yang shaleh

Aku ini pencemburu berat, tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu

Aku yakin kaulah yang kubutuhkan meski mungkin bukan yang kuharapkan

Calon suamiku yang dirahmati Allah…

Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik tapi setidaknya bisa menjadi yang terbaik di sisimu kelak…

Calon suamiku….

Inilah sekilas harapan, yang kuukirkan dalam rangkaian kata. seperti kata orang “tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata”. itulah yang kini kuhadapi…

Kelak saat kita tengah bersama maka di situlah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu

Bersabarlah calon suamiku doaku selalu agar Allah memudahkan jalanmu untuk menjemputku …

Dan aku selalu berdoa dimanapun engkau berasa semoga engkau selalu dalam lingdungan Allah, tuhan yang kita cintai…

Wassalam…

Nb. ngomong2 namamu siapa ya ???
^_o

Pesona Ar-Rahman

Pesona Ar-Rahman

Rona warna keemasan menghiasi langit dan bias-bias cahaya yang jatuh menerpa air laut. Bunyi-bunyi riak pun juga begitu tenang  dan damai mampu menentramkan jiwa yang resah. Sesekali angin sepoi-sepoi meniup dahan-dahan nyiur dan membuatnya melambai gemulai bagaikan lambaian seorang yang melepas kekasihnya pergi di ujung dermaga. Senja kemerahan tersapu di langit raya dan tergantikan langit yang hitam kelam. Pemandangan yang luar biasa dan tak pernah sama tiap harinya. Disekitarku terdapat beberapa pemuda-pemudi yang lalu lalang dan sebagaian sedang duduk menikmati keindahan alam kala petang seperti yang sedang kulakukan. Lantunan azan terdengar menggema di alam raya, menandakan waktu magrib telah tiba dan akupun beranjak dari tepi pantai Alue Naga pulang menuju rumah untuk menunaikan shalat magrib, meskipun masih ada sebagian masih memilih untuk berada disitu melihat senja tenggelam dengan sempurna.

Sebenarnya tak elok  dalam pandangan masyarakat, seorang Inoeng Aceh harus pulang  di kala magrib, tapi biarlah aku sedang tak menghiraukan pandangan orang-orang. Aku hanya ingin melihat dan menikmati sunset di petang ini  untuk menghibur diriku yang sedang pilu, melupakan sebentar beban erat yang sedang kupikul dan segenap penekanan yang ada dalam jiwaku, tadi  aku  merasa cukup terhibur dengan pemandangan sunset yang Subhanallah sangat indah diciptakan oleh Yang Maha Esa.

Ku lajukan sepeda motor, dengan kecepatan 60 km/jam melintasi jalan  dekat jembatan Krueng Cut yang cukup padat, mungkin orang-orang sedang buru-buru menuju kediaman masing-masing untuk menunaikan shalat magrib dan tak lama kemudian aku telah tiba dikontrakanku sebuah rumah bantuan Tsunami yang letaknya masih di seputaran Darussalam. Ku parkirkan motor di garasi dan masuk dari pintu samping menuju kamar. Rumah terasa hening mungkin temanku terlebih dahulu  menunaikan shalat. Takut kehabisan waktu magrib aku pun beranjak menuju kamar mandi berwudhu dan setelahnya menunaikan shalat magrib di kamar sendirian. Dari kamar sebelah ku dengar lantunan ayat –ayat Al-quran sedang dibacakan oleh teman ku, hmmm aku juga tak mau ketinggalan kuraih mushah di atas lemari pakaian dan kembali duduk di atas sajadahku, selanjutnya ayat demi ayat surat Al-Rahhman mulai terlantun dari bibirku.

 Saat tiba pada  ayat Fabiayyi alaa irabbikuma tukazzibann…aku tertegun, bulir-bulir air mata pun membasahi pipiku dan  sebagian mulai jatuh mengenai mukena yang sedang kupakai. Ku ingat lagi makana suratnya “Dan dimanakah nikmat tuhanmu yang engkau dustakan”. Telak, bagaikan satu tamparan ynag tepat mengenai mukaku. Inilah jawaban atas semua masalah yang sedang mengahantamku, yang membuat aku tak bisa tidur kala malam, yang membuatku terduduk dikala petang dalam kesendirian.

 Teringat akan suara ibu yang menelponku saat shubuh  kemarin dan memintaku untuk pulang ke kampung karena sudah tak mampu lagi membiayai kuliahku, padahal hanya tinggal beberapa semester lagi aku akan lulus. Rasanya sangat menyesakkan bila membayangkan semua impian dan cita-citaku harus berguguran tanpa arti dan aku harus pulang tanpa membawa hasil apapun, aku tak ingin menyerah sampai disini saja dan seandainya aku harus berhenti kuliah aku bisa merasa sangat terpukul. Sempat aku mengeluh dalam hati kenapa aku dilahirkan dalam keluarga yang kurang mampu, kenapa untuk mencapaikan sebuah niat yang baik harus banyak cobaan, dan masih banyak lagi pikiran-pikiran picik serta prasangka buruk yang mempengaruhi otakku yang melawan semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah.

Kilas buyar tentang pemandangan sunset tadi sore juga membayangi, dan kumulai merenungi..hmmm Allah SWT ternyata menciptakan awan dan warna di langit tak pernah sama dengan hari sebelumnya, dan tiap hari selalu ada awan dan warna langit yang berbeda di seluruh penjuru dunia dan sepanjang waktu. Satu nilai positif yang bisa ku ambil Allah juga memberikan macam ragam masalah dalam hidupku agar aku selalu bersyukur, dan Syukur Alhamdulillah aku dikarunia akal dan fisik yang masih sehat dan insyaallah aku akan mencari cara mungkin dengan bekerja Part time untuk menyelesaikan kuliah dan meringankan beban orangtuaku.  Kusambung bacaan surat Ar-rahhman hingga akhir surat dan  kusudahi dengan membaca Sadaqallahul a’zim. (dalam hati ku bertekat lihatlah ibu jika Tuhan mengijinkan aku akan membahagikanmu di suatu hari kelak)

***

 (Cerpen Pertamaku…)

 

 

 

 

Bintang yang Tak Akan Pernah Pudar

Bintang yang Tak Akan Pernah Pudar

Senja itu …

Kala hembusan angin dingin  di kaldera

mengoyangkan pucuk-pucuk edelweis

saat itu kita berada lebih dari ketinggian 2000 Mdpl

kita bergerak dalam satu jiwa..

merentas alam..

menyebrangi sungai dan alur-alur kecil

kita sangat sadar bahwa pendakian bukan nafsu hanya ingin menggapai puncak

tapi lebih dari itu yang kita cari

rasa-rasa yang kita tuai dalam kebersamaan

mencoba memahami antar kita

walau saling ego dan beraneka perbedaan

tapi kita tetap dalam satu jiwa

antara kaldera dan  danau kemiki akan menjadi saksi bahwa kita pernah bersama…

satu bintang yang tak akan pernah pudar

selalu akan memberikan cahaya dalam relung hati kita

 

**Bintang 19..

Atas Nama Ta’ruf

Atas Nama Ta’ruf
Saudariku….sahabatku…

ukhty muslimah….

Sungguh pun taaruf bukanlah sebuah permainan….bukan sekedar coba-coba…bukan
sekedar perkiraan…

“hmm..siapa tahu cocok…”

“hmm…siapa tahu jodoh…”

“siapa tahu…”siapa tahu…’

atau bahkan…

” Hmm….lumayanlah…buat hepi-hepian…???????”

Astaghfirullah….

Sungguh…Taaruf itu bukanlah sebuah keisengan seperti itu….!!!!

Bagaimana mungkin SATU-SATUNYA JALAN YANG DIHALALKAN OLEH ALLAH…OLEH ISLAM.. adalah sebuah permainan iseng…permainan coba-coba…sebuah kesenangan terselubung…??????

Bagaimana mungkin suatu upaya untuk menghindari PACARAN… justru tanpa disadari masuk dalam PACARAN tersebut…

Bagaimana mungkin sebuah upaya untuk membuahkan suatu yang suci…suatu ikatan yang mahal harganya…sebuah perjanjian agung yakni PERNIKAHAN adalah sebuah lelucon yang bisa dilakukan dengan siapa saja…siapa saja yang mau…siapa saja yang ada…atau sebuah iseng-iseng berhadiah…??????????????

Dengan perkataan… 

“coba ah…sama dia…siapa tahu…hehehe..???????????”

TAARUF BUKAN HAL-HAL REMEH TEMEH SEPERTI ITU….!!!!!!!

TAARUF ITU SUNGGUH SUCI…!!!

Sungguh bukan hak saya untuk berkata demikian sebenarnya…

Saya bukan siapa-siapa…bahkan saya adalah orang yang sangat sangat awam dengan masalah ini….

Tapi…sungguh miris hati saya ketika melihat realita…taaruf seakan jadi sebuah solusi atau jalan lain karena tidak boleh pacaran…!!!

Akhibatnya…??? taaruf tiada bedanya dengan pacaran…???

Lalu…??? taaruf adalah pacaran hanya dibungkus dengan “selimut Islami…”????????

Jika pacaran yang dibicarakan adalah…(hmm..mungkin ..^^)

“sayang…ketemuan yuk…”

Taaruf…

“ukhty…sholat tahajud dulu…??????????”

Jika pacaran mengungkapkan perasaan dengan

“sayang…aku cinta kamu…”

Taaruf …??

“ukhty…sungguh hati ini mencintaimu karena Allah…????”

Sms-sms penuh perhatian…tiap hari…tiap jam…

Telepon-telepon mengobrol kehidupan sehari-hari…

Chatting..???

YANG DIBICARAKAN…??????? hmm.. tidak jauh beda…!!!

Kiranya semuanya telah tahu… Bahwa wanita adalah fitnah terbesar bagi seorang laki-laki…
Namun…saya wanita…dan ukhty pun wanita…

Tapi kita juga tau…bahwa perhatian laki-laki…kasih sayangnya…sikap melindunginya…kesetiaannya adalah cobaan yang tidak kalah hebatnya bagi seorang wanita…

Mungkin kami para akhwat pada awalnya akan berkata…

“iih…iseng banget sih…”

“nyebelin…”

“ganjen…”

“TP TP…”

“ngapain sih ngajak-ngajak taarufan nggak jelas..”

TAPI….kita semua juga tahu….

Cinta itu tumbuh karena terbiasa…

terbiasa dekat…

terbiasa ada…

terbiasa bersama…

terbiasa berantem..hhe..^^

terbiasa saling menyapa…

terbiasa diberi perhatian…

terbiasa saling mengobrol…hmm…

Cinta itu teramat bening…

saat ini tiada apapun…namun perlahan…tanpa kita sadari…dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita…

Awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya…

Terganggu oleh sms-sms isengnya….

Terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya….

Namun…tanpa kita sadari…

saat ia tiada…

saat sms tak kunjung tiba…

saat telepon tak berdering lama….????

akan ada perasaan kehilangan….

setiap saat melihat ke HP…menunggu deringnya…

setiap saat melongok ke komputer…menunggu onlinenya…..

Dan itukah…??? itukah saudariku….??? yang dinamakan dengan…“MENCINTAI KARENA ALLAH…???” itukah…????

itukah….?????????

ya akhi…para ikhwan….

sungguh hati wanita ini lemah….

hati wanita itu mudah terjangkiti virus….

dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta…

bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu…menginginkan adanya kebersamaan…

merindukan adanya kasih yang tanpa akhir… sementara….KITA BELUM HALAL….!!!!!!

DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL….!!!!!!

sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu…???

sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu…???

sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu…???

mulai berharap padamu…???

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.

Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Ya akhi….ikhwan…calon pemimpin kami di masa depan….

Jika engkau benar-benar serius…mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu…???

Bersembunyi dibalik HPmu…???

Bersembunyi dalam kata-katamu…????????

kita sudah lelah dengan semua itu…

sungguh pun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE…

yang hanya berani di dunia maya… yang hanya berani di dunia sms…

dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok….

Jika engkau memang sungguh serius…

DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI…!!!

JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG…!! DIHADAPAN KAMI…!!!!

JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG….!!!!

kami wanita ingin pemimpin yang berani….

kami wanita yang ingin menjaga diri…

kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu…janji gombal….

kami wanita yang ingin laki-laki yang halal…..

DENGARLAH AKHI…KAMI WANITA YANG BERBEDA…!!!!!!

PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN….

DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA…!!!

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup.

Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.

Aku pasti berendam air mata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya.

Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.

Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….

ATAS NAMA TAARUF…???

MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA…”

mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf..”

maka…

wanita akan menjawab..

suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami…

akan kami layani kebutuhannya….

akan kami tunggu kehadirannya…

akan kami berikan jiwa kami…raga kami….

bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami…meski hanya dalam rangka taaruf…??

suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami…penjaga kami…pelindung kami…

bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan…meski hanya sebatas tukaran biodata..??

mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga…

ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami….

bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata…”baik saya setuju…taarufan…”

ya akhi….saudaraku…para ikhwan….

JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI…!!!!!

KETAHUILAH…KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA…!!!!!

————-sumber dari temen
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]

Aku Sang Wanita Taurus (Tauriean)

Aku Sang Wanita Taurus (Tauriean)

Keras Kepala, Materialistis, Pasif, Ramah & Sabar, Praktis dan Setia, Memiliki Jiwa Toleransi

Taurus adalah simbol kepastian dan kehendak yang kuat.

Taurus biasanya berjuang untuk mendapatkan rasa aman batiniah dan jasmaniah.

Mereka memiliki selera tinggi pada pakaian, lukisan, barang-barang antik dan barang-barang mewah lainnya.

Cita rasa Taurus sangat tinggi, namun cenderung konservatif.

Mereka sangat menikmati alunan melodi dan musik yang indah. Taururs suka menolong orang lain dan tidak mudah marah.

Mereka tidak suka didesak dan cenderung keras kepala bila terus menerus didesak.

Para Taurus cenderung setia, stabil dan sabar, meskipun kadang mereka keras kepala.

Mereka memiliki pandangan yang baik untuk meraih tujuan mereka sehingga mereka cukup berhasil.

Mereka gigih pada keputusan yang telah diambil dan tidak ada seorangpun yang dapat merubah pendiriannya.

Karena Taururs tidak suka didesak, maka banyak yang menjulukinya si Lamban. Namun demikian, kamu dapat mempercayakannya dalam membantumu keluar dari masalah.

Mereka bukan tipe orang yang mudah melanggar janji dan mundur dari suatu keyakinan, dan mereka memiliki stamina dan ketekunan untuk bertahan dari lawan-lawannya.

Kekuasaan Taurus sangat hebat sehingga mereka tidak mudah gagal dalam hidupnya.

Asmara para Taurus: Para Taurus cenderung pendiam dan bergairah.

Mereka berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam hidup mereka seperti musik yang lembut, lampu yang redup, dan anggur terbaik untuk menemani mereka menghabiskan waktunya dengan orang yang mereka cintai.

Taurus selalu mengutarakan hatinya secara langsung dan tidak suka bertele-tele bila menyangkut urusan cinta. Mereka berusaha menyenangkan hatimu dengan harapan mendapatkan balasan yang sama dari pasangannya.

WANITA TAURUS

Wanita yang bisanya cukup langsing.. Wanitya Taurus umumnya lucu dan menyenangkan, dengan struktur wajah persegi, dan tulang pipi tinggi. Matanya yang bundar memancarkan sinar kecerdasan dan keingintahuan. Anda tidak akan banyak melihat wajah bundar di kalangan kaum wanita Taurus, dan umumnya mereka memiliki garis wajah yang kuat.

Ia adalah orang yang selalu berubah. Jika dia marah, ia tidak akan memperlihatkannya, dan akan memendamnya sendiri untuk waktu lama, dan akan mengingatnya satu persatu dengan tajam. Jika dia benar benar marah
kepada anda, anda akan menjadi orang yang benar-benar asing untuk anda.

Ia adalah orang yang sabar, tetapi selalu membutuhkan hal baru yang dapat menarik perhatiannya. Ia sangat tidak suka rapat berlama-lama. Ia mungkin saja jatuh cinta kepada anda hari ini, dan di hari berikutnya ia dapat bertindak seakan-akan tidak pernah mencintai anda sama sekali. Ia memiliki kesabaran dengan apa yang ia ingin lakukan dan tidak akan pernah menyerah sampai ia berhasil mencapainya.

Ia akan sangat terfokus akan pekerjaannya sampai ia memiliki alasan kuat  untuk menghentikan proyek yang ditanganinya. Uang bagi wanita Taurus bukanlah faktor paling penting dalam kehidupan. Ia berpikir bahwa uang hanyalah cara untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Ia merasa lebih puas ketika berhasil mencapai tujuannya daripada hidup ditengah kemewahan dan baju indah.

Jika anda menyukai wanita yang banyak berpikir mengenai cinta dan romansa, maka anda memilih cewek yang salah. Anda tidak akan pernah dapat menahannya dirumah, ia suka bekerja dan tidak suka bekerja di dalam rumah. Ia lebih  suka berpetualang dengan alam.

Cinta ada dikepalanya, tetapi Kebebasan ada dalam jiwanya. Ia memiliki ide sendiri mengenai cinta dan takut untuk menunjukkan perasaannya yang paling dalam karena takut ditolak. Ia bukan tipe yang suka berbicara mengenai cinta, tetapi ia memiliki cara yang khusus untuk menunjukkannya. Ia tidak pandai
menunjukkan kapan ia jatuh cinta, tetapi jika ia mencintai anda, ia akan benar-benar jujur kepada anda, lebih jujur daripada wanita lainnya.

Ia akan jujur kepada orang yang dicintainya, tetapi pada saat itu juga ia kelihatan seakan menjauh. Anda akan memiliki hubungan baik dengannya, jika anda memberikan kebebasan. Jangan paksa dia untuk bermain dalam permainan poker yang ia benci, tapi biarkan dia pergi bersama teman-temannya jika ia memang ingin.

Ia akan sangat berbeda dengan kebanyakan cewek, dan dia berpikir bahwa berbeda adalah salah satu keunikan dia. Ia adalah figur publik, tetapi tidak dimiliki oleh siapapun. Ia tidak akan bersama dengan anda jika dipikirnya anda tidak tulus. Ia menyukai tipe cowok yang memiliki karakter, tetapi bukan karakter yang menyaingi dirinya.

Cintailah dirinya, tapi jangan keterlaluan, karena ia takut bahwa hal itu akan membatasi kemerdekaannya. Ia selalu mencolok dikeramaian karena sesuatu yang digunakannya untuk ‘menantang’ anda. Ia bisa saja berdandan macam petani miskin untuk menikmati makan malam di restoran mewah, atau berdandan bagaikan seorang biarawati dalam suatu pesta koktil.

Jika anda seoran politikus yang sedang mencari istri, ia akan sangat cocok, karena ia cerdas dan dapat bergaul dengan baik dengan berbagai lapisan masyarakat. Ia juga bukan tipe pencemburu, karena ia harus tahu secara menyeluruh sebelum menerima anda dalam kehidupannya. Ia memiliki keingin tahuan yang lebih hebat mengenai kehidupan daripada sekedar bertanya tanya apakah anda sekarang sedang main mata dengan orang lain.

Jika anda menjaga jarak darinya, atau pergi selama beberapa hari, ia akan lebih tidak memperdulikan anda. Bahkan ketika sedang berpacaran dengan anda, ia juga dapat menyukai orang lain, jika anda tidak memiliki sesuatu yang ia cari. Ia tidak akan pernah mengecewakan anda atau bersembunyi di belakang anda
untuk mempermalukan anda, tetapi ia adalah tipe yang akan mengatakan langsung kepada anda “Kita lebih baik putus.”

Ia akan selalu ingat cinta pertamanya. Wanita Taurus memegang rekor terhebat mengenai perceraian, karena dia tidak perduli mengenai apa yang dipikirkan orang lain mengenai dirinya, tetapi ia berpikir bahwa segala
sesuatu harus dilakukan demi “Kebahagiaan”. Ia memiliki banyak teman yang sesuai dan ia yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, maka anda akan sangat
sering melihat dia berhenti untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu.

Jika ia memikirkan masalah sesuatu, ia akan segera melakukannya. Ia memiliki banyak penggemar yang siap melamarnya, karena tantangan pada dirinya yang selalu berubah. Ia dapat menjadi orang yang manis dan lucu, tetapi kemudian menjadi dingin dan keras. Dia memiliki gaya sendiri dalam berdandan.

Anda dapat melihatnya berdandan seperti orang kuno, tapi besok ia tampil bagaikan berasal dari planet Mars. Ia akan mengatur rambutnya dengan cara yang unik, demikian pula dengan busana dan dandanannya. Ia suka mempelajari mimpi dan pemikiran anda. Ia suka menggoda anda dan bercanda dengan anda. Jika ia melakukan sesuatu yang salah, maka ia tidak akan
menyembunyikannya kepada anda.

Tetapi jangan bertanya mengenai hal itu, jika ia sedang tidak berminat membicarakannya kepada anda. Ia tidak suka meminjam uang, dan menganggap semua janji serius. Jika anda berjanji akan membayar kembali,
sebaiknya anda melakukannya. Jika anda ingin berhasil dengan wanita Taurus, maka jangan pernah cemburuan atau posesif.

Jangan berpikiran sempit, jangan mengkritik hal-hal remeh dan tidak penting. Cobalah menyukai semua temannya, dan biarkan dia memiliki saat pribadinya,
maka ia akan menjadi sangat manis kepada anda.

 

Hmmm gag 100% semua benar…

Elang dan Kalkun

Elang dan Kalkun

Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.

Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”.

Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”.

Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?”. Sapi menjawab, “Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.

Sapi menjawab, “Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Sapi menjawab, “Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.

Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang, “Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup.”

Elang juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa mbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik”.

Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana ke depannya.

Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari raya Thanks giving akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.

Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanks giving keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.

Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya berlalu dan tidak ada KESEMPATAN lagi…

Seperti pepatah kuno “selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus”.

Cinta Butuh Komitmen

Cinta Butuh Komitmen

Bro en Sis ‘penggila’ gaulislam, alhamdulillah ketemu lagi dengan buletin kesayangan kamu semua ya. Semoga kebersamaan kita juga sekaligus menyatukan pikiran dan perasaan kita. Menyamakan persepsi bahwa Islam adalah gaya hidup kita. Menyatukan visi bahwa hanya dengan Islam, kehidupan kita akan mulia di dunia dan di akhirat. Selain itu, kita mampu mengikatkan diri dalam satu upaya: mencintai Islam dan ajarannya sebagai bentuk komitmen kita terhadap perjuangan dakwah demi menggapai ridho Allah Swt.

Sobat muda muslim, perlu juga dikasih tahu istilah komitmen nih, soalnya pernah lho ada teman kita yang nggak tahu istilah konsisten. Hehehe… dalam kamus, tertulis: commitment kb. 1 janji. commitments memenuhi janji-janjinya; juga berarti tanggung jawab. Kalo dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), komitmen artinya perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu; bisa juga berarti kontrak.

Itu sebabnya, kalo kita ngomong soal komitmen pastinya ada hubungan dengan apa yang telah kita ikrarkan atau kita sepakati dalam melakukan atau membuktikan sesuatu. Kalo kita cinta kepada diri sendiri, maka kita harus berani membiasakan diri kita ditempa dengan disiplin, bila perlu dalam level tertentu disiplin bisa berfungsi untuk ‘menghukum’ kita agar lebih kuat, lebih semangat, lebih memiliki komitmen serius. Namun demikian, jangan sampai alasan mencintai diri kita sendiri lalu menjadikan kita egois dengan nggak mau mikirin orang lain. Bukan begitu, sobat. Justru sebaliknya, karena kita mencintai diri sendiri maka kita harus berkomitmen untuk menjaga janji itu dan kita aplikasikan juga dalam mencintai kepada sesama. Sebab, kepada orang lain saja kita cinta, apalagi kepada diri sendiri. Logika sederhananya sih gitu.

Jangan cuma bisa bilang: “cinta”

Boyz and galz pembaca setia gaulislam, jangan pernah ucapkan kata cinta jika kita masih tak bisa memberikan pengorbanan terbesar dalam hidup kita demi yang kita cintai. Jangan sampe keluar kata cinta jika kita tak berani membela yang kita cintai. Sebab, cinta bukan hanya ucapan yang manis di bibir, bukan kata yang kedengarannya indah di telinga, dan bukan pula tulisan yang membuat kita merasa bahagia. Bukan hanya itu. Karena cinta harus diwujudkan dalam perilaku. ‘Kalimah sakti’ itu harus tercermin dalam perbuatan dan pikiran. Sekali berani bilang cinta, maka seharusnya kita akan berani berkomitmen untuk berkorban, berani membela, dan berani bertanggung jawab terhadap apa yang kita cintai.

Sobat muda muslim, tolong jangan menggombal atas nama cinta. Jangan pula pura-pura jadi orang yang penuh cinta dengan menipu diri karena sejatinya kita belum sepenuhnya mencintai apa yang kita cintai. Cinta itu bukan main-main, cinta adalah wujud dari keseriusan kita bahwa kita akan berusaha melakukan apa saja demi yang kita cintai. Kalo kita mengecewakan yang kita cintai, tentunya cinta kita palsu. Kalo kita mengkhianati apa yang kita cintai, tentunya bukan cinta sejati. Sebab, jika benar-benar cinta kepada apa yang kita cintai, kita nggak bakalan mengecewakan apalagi mengkhianatinya. Tul nggak sih?

Maka, jangan berani bilang cinta kepada Allah Swt., jika kita ternyata masih melanggar aturanNya. Sungguh sangat aneh jika kita berani mengatakan cinta kepada Allah, sementara kita doyan alias hobi banget menolak perintahNya, sementara laranganNya malah kita lakukan. Pastinya ada yang error alias tulalit kalo kita bilang: “Aku cinta kepada Allah Swt.”, tapi dalam kelakuan kita nggak mencerminkan kecintaan kita kepadaNya.

Misalnya nih, meski sholat rajin dan puasa rajin, tapi perintah Allah Swt. yang lainnya seperti menutup aurat kalo keluar rumah nggak kita lakukan. Anak cewek yang tertutup rapat dengan kain mukena ketika sholat, seharusnya menutup rapat auratnya pula ketika keluar rumah. Seringnya kan nggak ya. Rapi pada saat sholat, begitu keluar rumah malah tampil mengumbar aurat.

Bro, jangan bilang cinta kepada Rasulullah saw., jika ternyata kita masih melanggar aturan yang ditetapkan Rasulullah saw. Sebab, apa yang disampaikan oleh Rasulullah saw. sejatinya adalah wahyu dari Allah Swt. Ditegaskan oleh Allah Swt. dalam firmanNya: “…kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkannya itu (al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS an-Najm [53]: 2-4)

Kalo kita masih mengumbar hawa nafsu dengan melakukan aktivitas pacaran, berarti selain melanggar aturan Allah Swt., juga melanggar aturan Rasulullah saw. Dan, tentu aja itu artinya nggak mencintai Allah Swt. dan RasulNya. Allah menjelaskan larangan mendekati zina (lihat QS al-Isra ayat 32). Nah, hadis Nabi juga ada. Beliau saw. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai mahromnya. Karena sesungguhnya yang ketiga adalah syaitan.” (HR Ahmad)

Sobat, jangan bilang cinta kepada Rasulullah saw., kalo kita nggak tersinggung ketika ada pihak-pihak yang dengan sengaja melecehkan Rasulullah saw. Aneh banget kan kalo kita ngakunya cinta mati sama Rasulullah saw., tapi kita nggak marah ketika ada orang yang menjelekkan Rasulullah saw. Banyak kok kasusnya. Dulu jamannya pelecehan yang dilakukan sebuah media massa Denmark dengan membuat kartun Nabi Muhammad saw., apakah kita marah? Kalo adem ayem saja, ada something wrong dalam pikir dan rasa kita, tepatnya pada keimanan kita. Ati-ati sobat!

Terus, jangan pula ngobral bilang cinta kepada ortu kita, jika kita masih suka melawannya, mencelanya, merendahkannya, dan bahkan menghinanya. Bohong banget kalo kita ngaku-ngaku cinta sama ortu kita, tapi setiap ortu minta tolong untuk kebaikan kita malah menolaknya. Percuma bilang cinta sama ortu, tapi kalo diingetin untuk kebaikan dan kebenaran kita malah menghardiknya. Anak macam apa itu? (muhasabah diri yuk!)

Bro en Sis, jangan pula kita dengan mudah bilang cinta kepada sesama muslim, kalo praktiknya dalam kehidupan ternyata kita nggak mau bekerjasama saling mengingatkan dalam kebenaran dan saling membantu jika di antara kita mengalami kesusahan. Bohong banget ngaku-ngaku cinta kepada sesama kaum muslimin, tapi ketika ada saudara seakidah kita minta tolong malah dicuekkin. Apalagi sesama aktivis dakwah, mentang-mentang beda kelompok dakwah, lalu nggak mau menolong jika beda kelompok dakwah. Lebih parah lagi jika para aktivis dakwah itu masih sodara kandung. Karena kakaknya beda kelompok dakwah dengan adiknya, lalu ketika mereka membutuhkan pertolongan malah disuruh minta ke temen-temen dari kelompok dakwah masing-masing. Yee.. mana ukhuwahmu? So, bohong banget ngaku-ngaku cinta sesama muslim tapi dengan sesama kaum muslimin sendiri nggak mau menolong hanya karena yang akan ditolong beda kelompok dakwah.

Oya, rasa-rasanya kita perlu bertanya kepada diri sendiri, benar nggak sih kita cinta sama diri kita sendiri? Jangan ngaku-ngaku cinta sama diri sendiri, jika kenyataannya kita senang menjerumuskan diri dalam bahaya dan kerusakan. Bohong banget bilang cinta ama diri sendiri, tapi setiap hari kita nenggak minuman keras, sering juga mengkonsumsi narkoba, tubuh kita dipenuhi tattoo. Bahkan banyak di antara kita yang mengumbar auratnya dan dipajang di sampul majalah porno atau joget-joget kayak cacing kepanasan mempertontonkan keindahan tubuhnya di layar televisi (termasuk mereka yang menjerumuskan tubuh-tubuh mereka dalam perzinahan).

Menurut saya, mereka adalah orang-orang yang nggak cinta pada dirinya sendiri. Kalo dipikir-pikir, memang sih tubuh kita ya tanggung jawab kita sepenuhnya. Mau diapakan saja terserah kita. Wong, itu tubuh kita. But, kita kudu ingat sobat. Bahwa tubuh kita bukan milik kita. Tubuh kita sejatinya milik Allah Swt. Jadi, tuh tubuh kudu kita pelihara dan dijaga sesuai aturan dari yang menciptakan kita, yakni Allah Swt.

Termasuk nih, jangan bilang cinta kepada lawan jenis kalo dalam praktiknya ternyata kita malah menodai cinta tulusnya dengan ekspresi cinta yang dilarang agama: gaul bebas dengan lawan jenis bukan mahram dan bahkan sampe berzina. Naudzubillahi min dzalik!

Brur an Sis, jangan pula bilang cinta sama Islam kalo praktiknya kita malah nggak mau diatur sama ajaran Islam. Bahkan mencampakkan syariat Islam. Naif banget bukan? Itu sebabnya, jangan sampe deh kamu begitu rupa kelakuannya. Ya, jangan cuma bisa berani bilang cinta tapi miskin komitmen.

Bro en Sis, coba kita merenung sejenak en pikir-pikir tentang keberadaan kita saat ini. Malu nggak sih kalo kita dapetin predikat muslim, sementara kita nggak mau diatur sama aturan Islam? Padahal, dengan predikat muslim itu kita jadi punya komunitas dan memiliki ciri khas. So, kalo menjauh dari Islam dan aturannya, bukan tak mungkin kita bakalan sesat. Termasuk nih, kalo kita menyimpang dari ajaran Islam karena nggak mau diatur sama Islam, ada kemungkinan juga akhirnya celaka karena akan dapetin azab Allah di akhirat nanti. Sumpah!

Firman Allah Swt. tentang orang-orang yang sesat akibat menjauh dari kebenaran Islam: “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS al-Baqarah [2]: 256)

Dalam ayat lain Allah Swt. menjelaskan: “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS al-Ahzab [33]: 36)

Yuk mari, kita tunjukkan komitmen dalam mencintai berbagai hal, khususnya mencintai Islam. Malu (dan yang jelas berdosa) banget sebagai muslim, bila yang kita cintai adalah segala hal yang menjauhkan diri kita dari hidayahNya. Itu sih namanya cinta tanpa komitmen. Mencintai Islam jadinya sekadar pemanis bibir saat diucapkan, tapi miskin dalam gerak dan komitmen. Sayang sekali bukan? Semoga kita bisa tetap mencintai Islam dan syariatnya dengan menunjukkan komitmen yang serius dalam upaya mewujudkan cinta kita tersebut. Setuju ya? Sip deh!

 

Sumber : http://osolihin.wordpress.com/2011

Mencari arti komitment ketika aku sedang galau…